Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Monday, August 14, 2017

Latihan Soal dan Jawaban Jurusan TKJ Modul SOP (Sistem Operasi Jaringan)

Sistem operasi memiliki peranan penting dalam setiap komputer, sistem operasi sebagai perantara pengoperasian setiap kinerja dari komputer. Terdapat 2 jenis sistem operasi dilihat dari cara pengoperasiannya, berikut jenis sistem operasi
  • Sistem Operasi GUI (Graphical User Interface) adalah sistem operasi yang menggunakan grafik atau gambar untuk pengoperasiannya, jadi lebih nyaman untuk user, biasanya digunakan untuk sistem operasi desktop yang sering kita gunakan sehari-hari,sistem operasi jenis ini menggunakan bantuan mouse untuk membantu pengoperasian.
  • Sistem Operasi CLI (Command Line Interface) adalah sistem operasi yang menggunakan baris perintah atau command line, dalam sistem operasi ini tidak ada gambar  sama sekali, hanya ada layar hitam seperti terminal linux, dengan perintah-perintah yang digunakan sebagai pengoperasiannya. Sistem operasi cli kerap digunakan untuk membuat komputer server, seperti linux ubuntu server, linux debian server. Sistem operasi cli tidak membutuhkan perangkat keras mouse untuk pengoperasian, cukup menggunakan keyboard.
Latihan Soal dan Jawaban Jurusan TKJ Modul SOP (Sistem Operasi Jaringan)

Dan kali ini kita akan membahas tentang latihan soal soj (sistem operasi jaringan)
1. Apa itu SOJ (Sistem Operasi Jaringan) ?
Sistem operasi jaringan adalah jenis sistem operasi yang digunakan untuk kebutuhan jaringan atau menangani masalah dalam lingkup jaringan komputer. Sistem operasi jaringan umumnya memiliki performa yang labih baik dibanding sistem operasi lain, karena soj ini digunakan baik untuk memonitor jaringan, membangun sebuah server atau hal lain.

2. Sebutkan Jenis Sistem Operasi Jaringan
Saya akan memberikan contoh 2 jenis sistem operasi jaringan.
  • Unix / Linux - Sistem operasi jaringan linux memang tidak asing lagi bagi para admnistrasi jaringan, maupun anda siswa tkj. Linux memiliki performa yang cukup baik digunakan sebagai sistem operasi jaringan, selian performanya yang baik, linux juga memiliki keamanan yang tinggi (firewall)
  • Microsoft Windows Server - Windows tidak hanya mengeluarkan sistem operasi desktop yang kita gunakan sehari-hari, namun juga ada seri windows yang digunakan untuk kebutuhan jaringan. Windows server adalah sistem operasi yang bisa digunakan untuk membangun sebuah server, layaknya linux server, windows server ini juga bisa untuk membangun berbagai layanan server, seperti dns server, web server, database server
3. Apa Perbedaan Antara Sistem Operasi Jaringan dengan Sistem Operasi Umumnya
  • Sistem operasi desktop, yang banyak digunakan di kantor-kantor, digunakan untuk keperluan sehari-hari, umumnya tidak didesain untuk kebutuhan jaringan dengan banyak user, seperti hanya untuk browsing, gaming, dan mengetik tugas.
  • Sistem operasi jaringan, didesain untuk dapat melayani user yang besar dalam sebuah jaringan untuk berbagi keperluan dan banyak digunakan pada perusahaan besar
4. Apa Kelebihan dan Kelemahan Menggunakan Sistem Operasi Jaringan
Kelebihan:
  • Hemat Waktu
  • Hemat Biaya
  • Performa yang tinggi
  • Keamanan yang baik
Kekurangan:
  • Kurang didukung vendor
  • Kurangnya dukungan bisnis
  • Kurangnya promosi
5. Apa Saja Langkah Yang Perlu Dilakukan Untuk Dapat Mengetahui Kebutuhan Perangkat Lunak Server
  • Apakah ada kebutuhan pengelolaan data dengan aplikasi khusus , bila ada mamkma penetuan sistem operasi bisa dilihat dari aplikasi , seperti monitoring
  • Apakah aplikasi tersebut mendukung lingkungan multi user atau single user
  • Apakah ada data yang dibagi dalam server, jika ada sebaiknya menggunakan sistem operasi jaringan yang menjaga kompatibilitas format data
  • Dokumentasi spesifiasi kebutuhan
  • Review kebutuhan.
6. Apa Saja Yang Perlu Ditentukan Pada Saat Penentuan Kebutuhan Perangkat Keras Dari Server
  • Besarnya kapasitas harddisk sebagai media penyimpanan
  • Besarnya kapasitas RAM
  • Kekuatan dan ketahanan processor
Untuk saat ini, itu saja tentang Latihan Soal Sistem Operasi Jaringan

Monday, August 7, 2017

Contoh Latihan Soal dan Jawaban Siswa TKJ Modul RBJ (Rancang Bangun Jaringan)

Siswa tkj (teknik komputer jaringan) memang tidak bisa lepas dari yang namanya jaringan komputer. Kali ini kita akan membahas contoh soal dan jawaban rancang bangun jaringan tkj. Rancang bangun jaringan adalah bagaimana seorang admin jaringan merancang sebuah bentuk jaringan sesuai kebutuhan mulai dari topologi jaringan, routing, dan lainnya.

Seorang admin server seharusnya bisa merancang sebuah jaringan, baik sebauh jaringan komputer sederhana, jaringan komputer sekolah atau jaringan komputer perusahaan ataupun mendesain lab jaringan dan komputer. Admin server juga harus mengerti tentang kebutuhan dalam membangun sebuah server, seperti spesifikasi komputer server kantor,dll. Tentunya sebuah server dibangun dengan kebutuhan yang berbeda beda.



Untuk kebutuhan server untuk lab tkj, tentunya membutuhkan spesifikasi yang tidak terlalu tinggi, desain lab yang simpel dengan tersedianya komputer dan jaringan internet, sudah cukup digunakan untuk membangun sebuah server sederhana. Dan berikut sedikit contoh soal tkj modul rancang bangun jaringan

1. Apa itu topologi jaringan dan jenisnya ?

Topologi jaringan adalah sebuah konsep menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu bentuk jaringan yang saling terkoneksi satu sama lain. Setiap bentuk topologi jaringan komputer akan berbeda dari segi kecepatan pengiriman data, dan sebagian topologi jaringan terlihat seperti sebuah bentuk bangun atau pola. Berikut contoh topologi jaringan.
  • Topologi Ring, topologi ini menghubungkan komputer satu ke komputer lain dan terlihat seperti sebuah bentuk lingkaran
  • Topologi Bus, topologi jarigan komputer ini tersusun rapi seperti sebuah antrian dengan menggunakan 1 kabel coaxial
  • Topologi Star, topologi ini terlihat seperti bentuk bintang, karena semua komputer dihubungkan ke sebuah hub dengan kabel UTP, dengan hub sebagai pusat jaringan komputer.
  • Topologi Mesh, pada topologi ini setiap komputer akan terhubungan dengan komputer lain dalam jaringan menggunakan sebuah kabel tunggal.
  • Topologi Tree, merupakan gabungan dari beberapa topologo star yang dihubungkan dengan topologi bus

2. Apa Perbedaan Routing Static dan Dynamic Routing

  • Routing Static adalah, sebuah router yang memiliki routing yang di konfigurasi secara manual oleh administrasi jaringan, routing static digunakan pada kasus-kasus tertentu yang tidak memungkinkan jika hanya menggunakan dynamic routing. Static routing sendiri kerap digunakan untuk menghubungkan 2 router yang berbeda.
  • Dynamic Routing adalah, sebuah router dengan routing yang sudah terkonfigurasi secara otomatis. Perangkat pintar router mencari jalan routing sendiri dengan melihat lalulintas jaringan yang saling terhubung antara setiap router

3. Konfigurasi Static Routing dan Dynamic Routing

  • Static Routing
Router 1 = ip route add dst address=10.1.100.0/24 gateway 172.16.1.253 (Menghubungkan R2, PC2 ke R1)
Router 2 = ip route add dst address=192.168.1.0/24 gateway 172.16.1.254 (Menghubungkan R1, PC1 ke R2

  • Dynamic Routing
ip route add gateway = 192.168.1.1 dst-address=0.0.0.0/0 
Untuk contoh yang lebih detail, sudah saya bahas di postingan yang lain

Baca Juga : Cara Konfigurasi Static Routing MikrotikOS VirtualBox

4. Apa itu verifikasi RIP ?

Verifikasi RIP adalah hal penting yang harus dilakukan sebelum memasukkan hasil konfigurasi kita ke router yang asli. biasanya dilakukan dengan aplikasi cisco paket tracer, berikut sedikit perintah untuk verifikasi RIP

  • show ip route = menampilkan semua route protokol dan interface
  • show ip protocol = melihat routing protokol pada router, seperti RIP dan IGRP
  • debug ip rip = mengirimkan update routing dari session ke console

5. Apa itu DV (Distance Vector)

DV merupakan dynamic routing protokol yang mengkalkulasi besar path berdasarkan jarak (distance) arah (vector) memanfaatkan sistem routing by rumors untuk mengupdate seluruh isi dari routing table, DV menggunakan algoritma Bellemen Ford, 1,2,3,6

6. Apa itu RIP (Routing Information Protocol)

RIP adalah routing dengan algoritma distance vector yang menghitung jumlah hop (count hop) sebagai routing mtrik maksimum dari hop yang diperbolehkan adalah 15 hop, tiap router saling tukar informasi setiap 30 detik (UDP:520) menghindari loop routing, digunakan teknik split horizon with poison revese



Sunday, April 16, 2017

PENGERTIAN, FUNGSI SERTA CARA KERJA WEB SERVER


Mralisadikin - Sudah berkali-kali saya membuat artikel cara install dan konfigurasi beragam web server seperti Apache, Nginx dan OpenLitespeed di berbagai distro Linux, baik Centos, Debian maupun Ubuntu, tapi belum pernah ada satu artikel pun yang membahas apa itu web server, apa pengertian, fungsi serta bagaimana cara kerja web server sehingga dapat berjalan sesuai dengan fungsinya.


Oleh karena itu, sebelum anda merasa kecewa dan bingung dengan apa yang selalu saya sampaikan di artikel lain, maka dalam artikel ini saya akan membahas apa itu web server, dari mulai pengertian, fungsi sampai dengan proses atau cara kerja web server itu sendiri.


PENGERTIAN, FUNGSI SERTA CARA KERJA WEB SERVER
PENGERTIAN, FUNGSI SERTA CARA KERJA WEB SERVER

Pengertian Web Server



Server web atau yang dalam bahasa inggris disebut web server adalah merupakan perangkat lunak (software) dalam server yang berfungsi untuk menerima permintaan (request) berupa halaman web melalui protokol HTTP dan atau HTTPS dari client yang lebih dikenal dengan nama browser, kemudian mengirimkan kembali (respon) hasil permintaan tersebut ke dalam bentuk halaman-halaman web yang pada umumnya berbentuk dokumen HTML.

Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa web server merupakan pelayan (pemberi layanan) bagi web client (browser) seperti Mozilla, Chrome, Internet Explorer, Opera, Safari dan lain sebagainya, supaya browser dapat menampilkan halaman atau data yang anda minta.


Fungsi Web Server



Fungsi utama dari web server adalah untuk mentransfer atau memindahkan berkas yang diminta oleh pengguna melalui protokol komunikasi tertentu. Oleh karena dalam satu halaman web biasanya terdiri dari berbagai macam jenis berkas seperti gambar, video, teks, audio, file dan lain sebagainya, maka pemanfaatan web server berfungsi juga untuk mentransfer keseluruhan aspek pemberkasan dalam halaman tersebut, termasuk teks, gambar, video, audio, file dan sebagainya.

Pada saat anda ingin mengakses sebuah halaman website, biasanya anda mengetik halaman tersebut di browser seperti mozilla, chrome dan lain-lain. Setelah anda meminta (biasanya dengan menekan enter) untuk dapat mengakses halaman tersebut, browser akan melakukan permintaan ke web server. Disinilah web server berperan, web server akan mencarikan data yang diminta browser, lalu mengirimkan data tersebut ke browser atau menolaknya jika ternyata data yang diminta tidak ditemukan.


Beberapa contoh web server yang paling banyak digunakan diantaranya adalah :


  • Apache
  • Apache Tomcat
  • Microsoft Internet Information Services (IIS)
  • Nginx
  • Lighttpd
  • Litespeed
  • Zeus Web Server


Fitur-fitur standar web server adalah :


  • HTTP
  • Logging
  • Virtual Hosting
  • Pengaturan Bandwidth
  • Otektifikasi
  • Kompresi Konten
  • HTTPS

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol yang digunakan oleh web server dan web browser untuk dapat berkomunikasi antara satu sama lain. Sedangkan HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah merupakan versi aman (secure) dari HTTP. Biasanya protokol HTTP menggunakan port 80 dan protokol HTTPS menggunakan port 443. Untuk mengenal dan membedakan keduanya, anda bisa lihat pada saat anda mengakses suatu halaman website apakah berwalan http:// atau https://.

Web server biasanya telah dilengkapi pula dengan mesin penerjemah bahasa skrip yang memungkinkan web server dapat menyediakan layanan situs dinamis, yaitu situs yang dapat berinteraksi dengan pengunjung dengan memanfaatkan pustaka tambahan seperti PHP dan ASP.
Cara Kerja Web Server

Sederhananya tugas web server adalah untuk menerima permintaan dari client dan mengirimkan kembali berkas yang diminta oleh client tersebut.

Seperti yang sudah saya informasikan diatas bahwa client yang dimaksud disini adalah komputer desktop yang memiliki atau telah menginstall web browser seperti Chrome, Mozilla, Opera dan lain-lain yang dapat terhubung ke web server melalui jaringan internet atau intranet.

Perangkat lunak web server terdapat pada komputer server, dan di komputer ini pula-lah data-data website tersimpan dengan rapih. Sama halnya dengan komputer client, komputer server juga harus terhubung dengan jaringan internet atau jaringan intranet untuk dapat diakses oleh client.

Pada saat client (browser) meminta data web page kepada server, maka instruksi permintaan data oleh browser tersebut akan dikemas di dalam TCP yang merupakan protokol transport dan dikirim ke alamat yang dalam hal ini merupakan protokol berikutnya yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP) dan atau Hyper Text Transfer Protocol Secure (HTTPS). Data yang diminta dari browser ke web server disebut dengan HTTP request yang kemudian akan dicarikan oleh web server di dalam komputer server. Jika ditemukan, data tersebut akan dikemas oleh web server dalam TCP dan dikirim kembali ke browser untuk ditampilkan. Data yang dikirim dari server ke browser dikenal dengan HTTP response. Jika data yang diminta oleh browser tersebut ternyata tidak ditemukan oleh web server, maka web server akan menolak permintaan tersebut dan browser akan menampilkan notifikasi error 404 atau Page Not Found.

Meskipun proses atau cara kerja web server diatas seperti sangat rumit, tapi pada prakteknya proses tersebut berlangsung dengan sangat cepat. Anda bahkan bisa sampai tidak menyadari bahwa pada saat anda meminta suatu halaman web, ternyata hal itu membutuhkan proses yang sangat panjang sampai halaman tersebut dapat anda lihat di browser anda.